Firman Abdul Kholik (@1.44) vs Minoru Koga (@2.62)
11-09-2019

Our Prediction:

Firman Abdul Kholik will win

Firman Abdul Kholik – Minoru Koga Match Prediction | 11-09-2019 05:40

Kalau beneran mereka ngga mampu lalu suruh diem diri di Pelatnas? Oca/Ira termasuk dipaksa naik level. Semoga ngga berlarut ya kemarahan ini. Jangan digantung dengan pilihan bayar sendiri. Kalau mau pertahankan mereka ya harus konsekuen, kalau ngga ya pilihannya degradasi atau bawa pemain muda. Lebih baik cari jalan keluar. Gimanapun pelapis mereka yang rata kelahiran '99-'00 butuh waktu. Ngga terlalu pede juga sih kesiapan WD2. Della/Rizki aja ngga ada sponsor.

By far the most decorated finalist in Akita was Zhang Nan. The reigning Olympic champion was nonetheless looking for his first title in nearly two years. His opponents on Sunday, Akira Koga / Taichi Saito (pictured right), had played a brilliant match a day earlier against Zhangs 2017 World Champion partner Liu Cheng and Zhang had to do better to pick up his first title since their partnership change.

BWF HQ CONTACT

Of the Akita finalists, only Zhang Nan is due in Basel for the Worlds in the coming days. Even his partner did not qualify in his former pairing. Most will have a week off before resuming with the Chinese Taipei Super 300 event. Apart from Kholik, all the winners are also looking ahead to the China Open in September, although Zhang and Ou will be waiting to see if they make it off the reserve list.

Free bet credited within 48 hours. Free bet must be placed on Sportsbook. New customers only. 18+. Min qualifying bet 10 or more in ONE bet transaction. Min odds 2.00. Free bets expire after 7 days. begambleaware.org. Free Spins available on specific slots. Free spins expire after 7 days. Free bet stake not included in any winnings. UK only. Only first bet qualifies towards offer.

Sektor WD ini memang unikTerlalu sering rotasi pasanganTerlalu mudah 'membuang' pemain yang secara pandangan umum masih sangat layak untuk 'dipertahankan'Terlalu rutin melontarkan kritikan terbuka, ancaman, dan 'aib' racikannya ke mediaSehingga (maaf) memberikan kesan bahwa sektor ini sedang dalam kondisi kepanikan yang luar biasaBisa terbayangkan bahwa menjadi bagian dari sektor ganda putri sangat berat, baik sebagai atlet maupun pelatihBenar-benar sangat menantangMenyatukan dua orang atlet putri bukan perkara gampangChemistry tidak dapat dibeli secara instan meskipun tiap hari berlatih bersamaBerbeda dengan sektor MD yang memang lebih alot dalam bongkar pasang, tetapi ketika bongkar pasang dilakukan terbilang menghasilkan hasil yang lebih baik dibanding bongkar pasang ala WD yang terkesan prematurSeperti yang dikatakan oleh pelatih WD saat awal menjabat bahwa menangani sektor putri, khususnya WD bukan perkara mudahTetapi bukan mudah pula untuk mengumbar pernyataan ke media tentang 'aib' racikannya sendiriKritikan boleh, tetapi terlalu frontal apalagi di media, bisa memberikan tekanan yang sangat besarJika memang sekiranya sudah tidak layak dipertahankan sebaiknya tunjukkan dengan tindakan nyata dengan degradasi daripada membongkar 'aib' racikannya sendiriSedikit disayangkan memang, tetapi apa boleh dikataMemang begitulah adanya kondisinyaKeburukan anak didik merupakan keburukan pula bagi pendidiknyaSabar ada batasnya, semua sedang diuji kesabarannya, baik si atlet maupun pelatihnyaSemoga lebih baik ke depannya bagi semuanyaLebih baik fokus dengan yang usia muda, dirawat dengan baik agar bisa berkembang dengan sempurnaSemoga...

13th August 2019

turunin aja levelnya ke S100 semua .. Pelatih XD dan MD belum seberani koh Didi..buktinya pemain MD masih rame2 ke semua turnamen,.walau ujung2nya cuma R1 banter R2.. MD macam wahyu/ade dan Berry/Hard masih aja kalap kesemua turnamen..pdhl hasilnya gak jauh beda ama rombongan WD itu.. di XD juga sama aja,.lihat tuh Annisa/Ronald masih aja wara-wari turnamen level atas,.pdhl hasilnya gak jauh neda sama rombongan WD Harusnya sih pelatih MD dan XD keras seperti Eng Hian..masa iya mau di maklumin terus penampilan R1 disetiap turnamen..

For Ko Sung Hyun and mixed doubles partner Eom Hye Won (pictured top), events like this are crucial for their ongoing campaign to move up the world rankings. Kos exploits in mens doubles had earned him an invitation to Basel which was declined by their national association but he and Eom had just gotten started by the time of the qualification deadline for the 2019 World Championships, and so they are in need of the 5500 points from this Super 100 event to keep on an upward trajectory.

One free bet per customer per day. In an event of a void leg - This will not count as a leg of the accumulator. Minimum odds of 1/2 per selection/leg. 18+. Minimum stake of /5 to trigger offer and max refund /20 per customer as a free bet. Online Customers must opt-in to receive this offer. DOES NOT APPLY TO ANY ANTE-POST RACES. Applies to all 5+ accumulators including all markets on all sports. Qualifying bet must be placed and settled on the same day. begambleaware.org. Accumulator must contain only one losing leg to trigger refund. Applies to UK and Irish online users only. Free bets will be applied within 24 hours and will expire after seven days.

SOCIAL MEDIA & APPS

kesalahan enghian adalah merekrut kembali si rizki dan juga merekrut si jauza. menurut sy 2 pemain ini tidak bisa bersaing....menurutku enghian kurang jeli melihat potensi pemain dan gak bisa melatih power anak didiknyayulfira jauza,,,,pasangan yang salah, kasian yulfira dpt pasangan si jauzasiti agatha,,,,pasangan yang salah, kasian siti fadia dpt pasangan si agathasiti ribka,,,,,pasangan yang salah menurut sy, mereka berdua adalah pmtania ketut,,,,,tania harus dilatih power kalo mau bersaingvirni, agatha, jauza,,,,,pemain yang sulit bersaing (degradasi saja)coba donk enghian cari pemain WD yang punya power, terakhir kita punya finarsih, setelahnya gak ada lagi...

Jadi yang harus dilakukan sebenarnya mengadu teknik, maksa pola main no lob, dan unggul di bola depan. Ini yang dilakukan oleh Nita/Chika kemaren. Bener banget, WD senior kita gak tahu kenapa pola main nya monoton banget. Tipe nya maksa buat nyerang dan defence doang, selain monoton, ya pasti kalah kalau diadu sama yang power dan endurance nya kuat. Dan yang anehnya Indonesia yang terkenal dengan pola main skill full dan unggul di permainan depan tidak terlihat di pola main hampir keseluruhan WD senior kita. Kalau mau nembus Jepang, ya maksa unggul main no lob dan dan placing. Kayanya tipe ko Didi ngajarin pemain kita untuk bisa all round dan adu endurance kaya kebanyakan pemain China, Jepang dan Korea, dan aku rasa tipe seperti ini pasti akan sangat sulit berhasil karena pada dasarnya postur dan endurance para pemain kita kalah jauh dari pemain asia Timur. Inget aja pas IO kemaren mayu/nagahara sempat bingung pas lawan tiara/ambon karna mereka maksa main no lob dan placing. Sorry to say, WD kita sekarang sangat jarang berani adu netting, main no lob, dan adu drive. Variasi nya enak banget dilihat dan terbukti berhasil meredam pola main WD Jepang yang unggul di power dan fisik.

No Cash-Out bets. 18+. Free bet valid until 23:59 GMT on Sunday of offer week. Time limits may apply. Opt-in required. UK+IRE only. Get 10 free bet (5 online, 5 shop/Connect), must stake in full at odds of 1/2 or more on sports. Applies to 1+ bets totaling 25+ at odds of EVS or more settled before 23:59 GMT on Thurs of offer week.